Indra Wargadalem Buka Suara Sudah Kantongi Izin Usai Ditemukannya 995 Senpi di Sekolah Swasta Jaksel
--
Alhadid Endar Putra, direktur PT Lokta Karya Perbakin dan pengacara Indra, menyatakan bahwa timnya telah menyerahkan dokumen izin kepada Kepolisian Metropolitan Jakarta Selatan. Izin bernomor SI/5483-XII/2008 tersebut dikeluarkan dengan otorisasi dari Kepala Kepolisian Nasional Indonesia. Menurutnya, dokumen ini merupakan dasar kepemilikan dan penguasaan ratusan replika airsoft tersebut.
“Senjata-senjata tersebut milik Lokta dan legal, sesuai dengan Izin No. SI/5483-XII/2008 untuk Senjata Airsoft, yang dikeluarkan oleh Kepala Kepolisian Nasional Indonesia,” kata Alhadid pada Kamis, 6 Agustus 2026.
Ia mengklaim senjata-senjata tersebut telah berada di sekolah sejak tahun 2021, sebagai bagian dari persiapan kegiatan ekstrakurikuler menembak dan panahan. Diduga, salah satu penasihat yayasan mengetahui kegiatan ini.
Alhadid menyatakan bahwa senjata-senjata tersebut berada di gudang yang berbeda, yang dikendalikan oleh administrator yayasan lainnya, sejak April. Ia lebih lanjut menyatakan bahwa sebagian besar barang di gudang tersebut adalah suku cadang dan senjata airsoft yang tidak dapat digunakan.
Sebaliknya, administrator tersebut sebelumnya menyatakan bahwa ratusan senjata ditemukan setelah membuka sebuah ruangan yang pernah menjadi milik mantan ketua dewan direksi yayasan.
Para rekan Indra juga membantah keterlibatan mereka dengan dugaan ganja dan metamfetamin, termasuk puluhan VCD pornografi. Alhadid menyatakan bahwa Indra tidak lagi memiliki akses ke sekolah sejak dikeluarkan dari administrasi yayasan. Oleh karena itu, ia meminta agar kepemilikan senjata-senjata tersebut ditelusuri kembali kepada orang yang mengendalikan ruangan tersebut setelah bulan April.
Penolakan ini masih berdasarkan pernyataan Indra dan belum dikuatkan oleh penyelidikan. Polisi belum mengumumkan hasil uji laboratorium terhadap dugaan narkotika atau terhadap orang yang meninggalkannya di lingkungan sekolah. Belum ada tersangka yang diidentifikasi dalam kasus ini.
Pengacara yayasan, Hermawanto, menyatakan bahwa klaim mengenai kepemilikan dan legalitas masih perlu dibuktikan melalui penyelidikan polisi. Para penyidik telah diminta untuk memeriksa kondisi setiap senjata yang ditemukan.
Keberadaan izin yang bertanggal 2008 tidak secara otomatis menjamin bahwa 995 barang tersebut masih berlaku. Polisi harus memverifikasi pemegang izin, jenis dan jumlah barang yang terdaftar, dan apakah kepemilikan dan penyimpanannya sesuai dengan peraturan yang berlaku. Dalam kasus lain, Kepolisian Nasional telah menyatakan izin airsoft tidak berlaku jika kartu atau izin tersebut telah kedaluwarsa.
Itulah pernyataan dari Indra Wargadalem yang sedang ramai diperbincangkan publik yang sudah kami rangkum buatmu. Ikuti kami terus untuk update berita viral tanah air terkini!