Monday 17th of August 2026
×

Kontroversi Hayoung Memanas, Pemain Our Sticky Love Sampaikan Permainan Maaf Usai Latar Belakang Pro-Jepangnya Disorot

Kontroversi Hayoung Memanas, Pemain Our Sticky Love Sampaikan Permainan Maaf Usai Latar Belakang Pro-Jepangnya Disorot

--

SEKAR OTONITY - Berikut kami sajikan Kontroversi Hayoung yang semakin memanas. Langsung saja simak artikel ini sampai habis karena kami sudah memberikan rangkuman terkini untukmu di bawah ini! 

Nama Lee Hayoung belakangan ramai diperbincangkan publik di sebuah variety show Korea Selatan. Pada kesempatan tersebut ia mempromosikan Drama Korea Our Sticky Love. Namun, dalam variety show tersebut ia memberikan pernyataan yang menggegerkan publik.


Ingin tahu lebih lanjut? Baca artikel ini sampai habis ya!

Baca juga: Profil Adjisven, Shoutcaster E-Sport Komentari Member Baru ONIC dari Thailand

Baca juga: Bocoran Manga Destiny Unchain Online Chapter 122 Scan Indonesia, Perang Sengit Antar Klan

Kontroversi Hayoung

Pada tanggal 7 Agustus (Jumat), Hayoung tampil di acara variety show KBS2 "Problem Children's House" dan dengan bangga menceritakan sejarah medis keluarganya. Ayah dan saudara perempuannya adalah dokter, ibunya seorang perawat, dan kakek buyutnya adalah salah satu dokter pertama yang mendirikan klinik pengobatan Barat di Hanyang.

"Kakek buyut saya belajar kedokteran di Jepang dan kemudian mendirikan salah satu klinik pengobatan Barat pertama di Hanyang, tempat ia merawat Kaisar Gojong," jelas Hayoung. Meskipun ia tidak mengungkapkan nama kakek buyutnya, spekulasi muncul di kalangan netizen bahwa ia mungkin adalah cicit dari dokter Ahn Sung-ho.

Baca juga: Update Jadwal Manga Destiny Unchain Online Chapter 121 Bahasa Indonesia, Tembakan Rahasia dari Balik Batu

Agensi Hayoung mengkonfirmasi bahwa kakek buyutnya adalah Ahn Sung-ho. Ahn Sung-ho adalah salah satu dokter yang merawat Kaisar Gojong ketika ia jatuh sakit pada tahun 1919. Netizen juga menggali sejarah Ahn Sung-ho selama periode kolonial Jepang, menimbulkan kecurigaan bahwa ia mungkin pro-Jepang.

Pada tahun 1918, Mainichi Shimbun, sebuah surat kabar pemerintah kolonial Jepang, melaporkan bahwa Ahn Sang-ho telah menikahi seorang wanita Jepang. Ahn Sang-ho telah mengadopsi kebiasaan makan dan pakaian Jepang, dan kehidupan keluarganya menarik perhatian. Sementara itu, surat kabar lain melaporkan bahwa kakek buyut Ha Young pernah menjabat sebagai direktur organisasi pro-Jepang "Taisho Shirei Chinmin Hoe."

Source:

Update Terbaru

RELATED POST