Saturday 29th of August 2026
×

Viral Kesaksian Korban Pengeroyokan di Pejompongan: Dikeroyok Intel Hingga Diseret dari Gang!

Viral Kesaksian Korban Pengeroyokan di Pejompongan: Dikeroyok Intel Hingga Diseret dari Gang!

--

Setelah itu, Faturrohman diamankan oleh petugas dan dibawa dari kompleks DPR RI menuju Markas Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya. Di sana, ia mengaku kembali mengalami intimidasi verbal dan kekerasan fisik.

Menurut keterangannya, Faturrohman bahkan dipaksa untuk mengakui dirinya sebagai provokator, meskipun ia membantah terlibat dalam unjuk rasa tersebut.


"Di dalam ada intimidasi, ada pemaksaan untuk ngaku sebagai provokator. Selain dipukul pakai tangan kosong, dada, punggung, dan kepala saya juga dipukul pakai alat tipis seperti penggaris besi atau pisau," ujar Faturrohman.

Ia akhirnya kembali ke rumah pada Jumat (28 Agustus 2026) sore.

Penjual Cermin Lansia Juga Meninggal Dunia

Baca juga: Sudah Jatuh Tertimpa Tangga Pula! Shut Up, Evil Dragon, I Don’t Want to Raise a Child With You Anymore 108 Indonesia Scan

Kericuhan di kawasan Pejompongan pada Kamis malam tidak hanya mengakibatkan warga mengalami luka-luka. Seorang pria lanjut usia bernama Bambang Setiawan (59) juga kehilangan nyawanya.

Bambang diketahui sebagai penjual cermin yang biasa menjajakan dagangannya di Jalan Pejompongan Raya. Ketua RT 02 RW 06 di Benhil, Aban Sobandi, mengungkapkan keprihatinannya atas insiden yang menimpa warganya tersebut.

Menurut Aban, kelompok yang melakukan tindakan kekerasan itu bukanlah polisi, melainkan kelompok tak dikenal.

"Yang nanganin demo itu biasanya aparat kepolisian, tapi saat ini yang nanganin dan dikedepankan itu ormas. Tindakannya di luar SOP kepolisian, semaunya sendiri," kata Aban saat ditemui di rumah duka Bambang pada Jumat (28 Agustus 2026).

Source:

Update Terbaru

RELATED POST