NDX A.K.A. Gagal Konser di Pati Picu Tanda Tanya Publik, Manajemen Ungkap Alasannya di Sini!
--
SEKAR OTONITY - Berikut adalah informasi tentang NDX A.K.A. Gagal Konser Pati yang sedang ramai diperbincangkan . Simak sampai habis agar kamu tidak ketinggalan berita panas ini!
NDX A.K.A. adalah grup musik hip-hop dangdut dan pop Jawa asal Bantul, Yogyakarta, yang dibentuk pada tahun 2011. Nama NDX adalah singkatan dari Nanda Extreme, sedangkan A.K.A. adalah singkatan dari "As Known As" (atau dikenal sebagai).
Nah, kabar buruk menyelimuti penggemar grup musik satu itu. NDX A.K.A dikabarkan gagal konser di Pati. Kira-kira kenapa?
Baca juga: Profil Revaldo Fifaldi, Aktor Tanah Air Disorot Usai Empat Kali Ditangkap Atas Kasus Narkoba
Baca juga: Parah! Revaldo Narkoba Lagi, Polisi Berhasil Tangkap dan Kantongi Banyak Bukti Obat-Obatan
NDX A.K.A. Gagal Konser di Pati
Konser gratis oleh band NDX AKA, yang dijadwalkan pada Kamis, 27 Agustus 2026, dalam acara "Pati Full Vibes" di Stadion Joyokusumo, telah resmi dibatalkan. Konfirmasi ini diumumkan oleh manajemen NDX AKA melalui akun Instagram resmi mereka, @ndxakatv, pada Selasa, 25 Agustus 2026.
Pengumuman pembatalan tersebut mengejutkan warga Pati. Program hiburan tersebut muncul tiba-tiba dan tidak tercantum dalam jadwal tur resmi NDX AKA. Sebuah pamflet digital yang beredar di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun @patihits, menyertakan logo Kabupaten Pati, memperingati ulang tahun ke-703 Kabupaten Pati dan ulang tahun ke-81 kemerdekaan Indonesia.
Namun, penyelenggara tidak disebutkan. Pamflet tersebut menyatakan bahwa konser tersebut akan diadakan untuk memperingati ulang tahun Pati dan Hari Kemerdekaan Indonesia. Acara tersebut juga tidak tercantum dalam jadwal kegiatan resmi pemerintah Kabupaten Pati, yang dipublikasikan oleh akun @humaspati. Saat dihubungi, anggota Komite Peringatan Pati, di bawah Sekretariat Daerah, juga mengaku tidak mengetahui penyelenggara acara tersebut. Acara ini semakin menarik perhatian karena bertepatan dengan demonstrasi yang direncanakan oleh Aliansi Komunitas Bersatu Pati (AMPB) di depan Parlemen Indonesia di Jakarta pada 27 Agustus 2026.
Demonstrasi tersebut diadakan untuk menuntut ratifikasi RUU Penyitaan Aset dan penerapan hukuman mati bagi pejabat korup. Bahkan ada yang menduga bahwa konser tersebut sengaja diselenggarakan untuk mengalihkan perhatian dari isu utama.