Fenomena Hujan Abu Gunung Api Melanda Ibu Kota: Pemerintah DKI Jakarta Terapkan Sekolah Online PJJ
--
Sekarnews.com - Pemandangan tidak biasa menyelimuti langit DKI Jakarta dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir. Wilayah DKI Jakarta mulai diselimuti lapisan abu vulkanik tipis sejak Sabtu pagi akibat intensitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang meningkat di Selat Sunda.
Lapisan debu halus berwarna abu-abu pekat tampak menempel di permukaan kendaraan, kaca gedung bertingkat, hingga teras rumah warga. Fenomena ini terjadi akibat paparan abu vulkanik dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda yang mengalami peningkatan sejak akhir pekan lalu. Berdasarkan laporan terakhir, gunung api aktif tersebut kini berstatus Siaga atau Level III.
Tiupan angin kencang dari arah barat ke timur disinyalir menjadi penyebab utama material vulkanik berukuran mikro ini terbang hingga ke wilayah Jabodetabek.
Dampaknya pun mulai dirasakan secara luas oleh masyarakat, mulai dari menurunnya jarak pandang secara drastis, mata perih saat beraktivitas di luar ruangan, hingga gangguan pada sejumlah sektor pelayanan publik.
Menanggapi situasi yang kian mengkhawatirkan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bergerak cepat mengambil langkah mitigasi. Pj Gubernur DKI Jakarta resmi memberlakukan kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) darurat untuk seluruh tingkat sekolah di ibu kota.
Baca juga: Cinta Yang Tumpah-tumpah! The Ogre's Bride Chapter 1 Bahasa Indonesia
Langkah tegas ini diambil demi melindungi jutaan anak sekolah dari risiko paparan udara yang tercemar partikel tajam dan abrasif khas abu gunung berapi. Pihak berwenang menyatakan bahwa kebijakan ini akan terus dievaluasi sembari memantau perkembangan arah angin dan intensitas erupsi dari pos pengamatan vulkanologi.