Mahasiswa UNP Hilang Usai Pamit Garap Skripsi, Kampus Buka Suara Sudah Tiga Semester Tidak Aktif Kuliah
--
Sekarnews.com - Fikri Fernando (24), mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) yang dilaporkan hilang sejak Minggu (30 Agustus 2026), ternyata sudah tidak aktif kuliah selama tiga semester.
Namun, orang tua Fikri tidak mengetahui hal ini. Ia terus mengatakan kepada keluarganya bahwa ia masih aktif mengikuti perkuliahan dan bahkan mengaku akan menjalani ujian sidang skripsi pada 31 Agustus 2026.
Sekretaris UNP, Erianjoni, menyatakan bahwa pihak universitas mengetahui informasi ini setelah menerima laporan mengenai hilangnya Fikri. Universitas kemudian menelusuri status akademik mahasiswa tersebut.
"Diketahui Fikri ternyata sudah tidak aktif kuliah selama tiga semester," ujar Erianjoni pada Jumat (4 September 2026).
Menurut Erianjoni, universitas memperoleh informasi mengenai status akademik Fikri dari dekan fakultas. Ia menyebutkan bahwa meskipun Fikri sudah tidak aktif selama tiga semester, ia tidak mengungkapkan fakta tersebut kepada orang tuanya.
Baca juga: Manhwa The Forgotten Field Chapter 35 Indonesia: Adaptasi, Bocoran Lengkap, dan Tempat Baca Resmi
"kepada orang tuanya Fikri masih mengaku bahwa dirinya tetap menjalani perkuliahan," kata Erianjoni.
Informasi yang dilansir dari sumbarkita.id, berdasarkan informasi yang diterima universitas, Fikri juga sempat mengatakan kepada orang tuanya bahwa ia dijadwalkan mengikuti ujian sidang skripsi pada 31 Agustus 2026.
"Setelah pengakuan itu mahasiswa tersebut hilang kontak dengan keluarga, Sabtu 29 Agustus 2026," ujarnya.
Erianjoni menduga Fikri melontarkan pernyataan mengenai ujian skripsi tersebut demi menyenangkan hati orang tuanya. Padahal, menurut pihak fakultas, Fikri—mahasiswa angkatan 2020—seharusnya sudah menyelesaikan studinya.
"Jika Fikri tidak menyelesaikan masa studi sesuai ketentuan, apabila tidak pernah mengambil cuti, maka dia akan dikenakan renim," jelas Erianjoni.
Kendati demikian, UNP terus berkoordinasi dengan keluarga, teman dekat, dan teman serumah Fikri untuk mengumpulkan informasi yang dapat membantu menemukannya. Dilaporkan Hilang Setelah Pergi Makan
Fikri Fernando sebelumnya dilaporkan hilang setelah meninggalkan tempat kosnya di dekat Puskesmas Air Tawar Barat, Kota Padang, pada Minggu sore, 30 Agustus 2026.
Adik Fikri, Muhammad Latif Siddiq (21), menyatakan bahwa komunikasi terakhir keluarga dengan Fikri terjadi pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Setelah itu, keluarga tidak menerima kabar lebih lanjut dan tidak dapat menghubunginya.
Dilaporkan Hilang Usai Pergi Makan
Sebelum menghilang, Fikri tinggal di sebuah tempat kos di dekat Puskesmas Air Tawar Barat. Menurut teman sekosnya, Fikri terakhir kali mengatakan hendak pergi makan pada Minggu sore. Saat meninggalkan tempat kos, ia dilaporkan tidak membawa barang-barang yang mengindikasikan ia akan melakukan perjalanan jauh.
"Dia tidak membawa motor, baju, ataupun tas. Dia hanya membawa HP, charger, dompet, dan pakaian yang sedang dipakai" ujar Latif pada Jumat, 4 September 2026.
Menurut Latif, Fikri tidak kembali ke tempat kos setelah pamit untuk makan. Teman sekosnya menghubungi keluarga karena merasa khawatir, mengingat orang tua Fikri tidak dapat menghubunginya dan tidak bisa segera mendatangi tempat kos tersebut secara langsung.
Baca juga: Perhatian Maksimal! Sejarah Manhwa The Kind Intruder Chapter 65 Indonesia Sub dan Jadwal Rilisnya
"Ketika keluarga mendatangi tempat tinggal tersebut, barang-barang miliknya masih berada di dalam kamar dan dalam kondisi utuh," kata Latif.
Latif juga menyebutkan adanya perubahan dalam cara Fikri berkomunikasi dengan teman-temannya sebelum ia menghilang. Sekitar sebulan sebelumnya, Fikri dilaporkan telah memutus komunikasi dengan semua temannya.
Selain itu, pihak keluarga mengetahui bahwa Fikri tidak memiliki teman dekat wanita. Namun, menurut teman sekosnya, orang terakhir yang berkomunikasi dengan Fikri adalah seorang wanita—yang disebut sebagai teman—sekitar sebulan sebelum ia menghilang.
Mengenai kondisi Fikri sebelum keberadaannya tidak diketahui, Latif menyatakan bahwa keluarga belum mengetahui alasan pasti kepergiannya.
Saat itu, keluarga mengetahui bahwa Fikri sedang dalam proses menyelesaikan skripsi dan dilaporkan sedang menjalani semester ke-12. Namun, pihak keluarga belum dapat memastikan apakah situasi ini berkaitan dengan kepergiannya.
Setelah Fikri dilaporkan hilang, keluarganya telah mencari di berbagai lokasi yang mungkin ia kunjungi. Mereka juga menghubungi rekan, teman, dan kerabat yang mungkin mengetahui keberadaannya.
Akan tetapi, hingga Jumat (4 September 2026), upaya-upaya tersebut belum membuahkan hasil. Pihak keluarga juga telah melaporkan hilangnya Fikri kepada polisi. Menurut Latif, polisi saat ini sedang menindaklanjuti laporan tersebut.
Fikri berasal dari Saruaso, Kecamatan Tanjung Emas, Kabupaten Tanah Datar. Ia mengenakan kacamata, berambut panjang (biasanya dibelah tengah), bertubuh agak ramping, dan memiliki tinggi badan sekitar 170 sentimeter.
Pihak keluarga berharap siapa pun yang melihat Fikri atau mengetahui keberadaannya dapat segera memberikan informasi dengan menghubungi mereka di nomor 082170707910.