Viral! Dokter di Sumut Disekap Hingga Dirampok, Diduga Pasien yang Pernah Berobat
--
Sekarnews.otonity - Dr. Nico Rudy Tjowandi, seorang dokter di Sidikalang, Kabupaten Dairi, menjadi korban perampokan dan penyekapan oleh seseorang yang diduga merupakan salah satu pasiennya. Saat ini, pihak kepolisian sedang memburu pelaku.
Kepala Seksi Humas Polres Dairi, AKP Syahril Ramadhan, menyatakan bahwa polisi telah mengidentifikasi pelaku yang melakukan perampokan dan penyekapan terhadap Dr. Nico.
"Saat ini sedang kita buru pelakunya, identitas dan keberadaan pelaku sudah kita ketahui5," ungkapnya saat dikonfirmasi oleh *detikSumut* melalui telepon seluler pada Jumat (4 September 2026).
Baca juga: Penjelasan Manhwa The Kind Intruder Bahasa Indonesia Full Chapter Gratis Tanpa Login Aplikasi
"Nanti dalam jangka waktu dekat kita rilis," ujarnya.
Ia juga menjelaskan kronologi kejadian tersebut. Perampokan dan penyekapan itu terjadi pada Selasa (1 September 2026) sekitar pukul 20.15 WIB. Saat itu, tempat praktik Dr. Nico Rudy Tjowandi sudah tutup pada pukul 20.00 WIB, dan para staf sudah pulang.
"Awalnya kejadian sekitar pukul 20.15 WIB, saat praktik dokter sudah waktunya tutup pukul 20.00 WIB. Pegawainya sudah pulang," kata Syahril.
Informasi yang dilansir dari detik.com, Syahril menjelaskan bahwa pelaku memasuki tempat praktik sambil memanggil-manggil dokter. Pelaku masuk ke dalam ruangan dengan mengenakan penutup wajah (balaclava).
"Pelaku masuk ke dalam praktik sambil memanggil dokter, lalu masuk ke ruangan dengan memakai sebo," ujarnya.
Begitu berada di dalam ruangan, pelaku mengancam korban dengan pisau. Korban kemudian dilumpuhkan—dengan tangan, kaki, dan mulut yang dilakban—serta disekap. Pelaku juga memaksa korban untuk menunjukkan tempat penyimpanan barang-barang berharganya.
"Pelaku selanjutnya mengambil sejumlah barang berharga milik korban. Di antaranya satu unit ponsel lama dan uang tunai yang berada di dalam laci dengan nilai diperkirakan lebih dari Rp 1 juta. Pelaku juga mengambil cincin kawin korban seberat sekitar 4 gram," jelasnya.
Baca juga: Fakta Unik RAW Manhwa Eleceed Chapter 417 Bahasa Indonesia, Kaiden Tak Bisa Diremehkan
Saat disekap dan diperintahkan untuk menunjukkan barang-barang berharganya, korban berhasil mengenali suara pelaku.
"Saat melakukan aksinya, pelaku sempat menanyakan keberadaan uang kepada korban. Korban kemudian mengenali suara dan postur tubuh pelaku yang diduga merupakan pasiennya sendiri," ujar pejabat tersebut.
Namun, pelaku gagal membawa kabur ponsel Android milik korban; korban sempat menyembunyikannya di bawah meja sebelum pelaku meninggalkan ruangan. Setelah pelaku pergi, korban menghubungi seorang tetangga bernama Rudi sekitar pukul 20.21 WIB untuk melaporkan kejadian tersebut.
Polisi menerima laporan itu dan memulai penyelidikan. Hasil penyelidikan tersebut telah mengungkap keberadaan terduga pelaku perampokan.