Monday 7th of September 2026
×

Menguak Dua Tabir Motif di Balik Misteri Kasus Pembunuhan Tragis Mozza Axillia

Menguak Dua Tabir Motif di Balik Misteri Kasus Pembunuhan Tragis Mozza Axillia

--

Dua Motif Utama

Berikut adalah dua motif utama yang mencuat dalam penyelidikan kasus ini:

1. Motif Asmara (Keterangan Polisi & Pelaku)

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara oleh Satreskrim Polrestabes Semarang, motif utama pelaku menghabisi nyawa korban adalah karena tersulut emosi dan cemburu buta.
  • Peristiwa ini terjadi pada 25 Juni 2025 di kamar kos pelaku yang terletak di Candisari, Kota Semarang.
  • Pelaku mengaku naik pitam saat membuka ponsel korban dan mendapati adanya riwayat percakapan (chat) dengan pria lain.
  • Pertengkaran hebat pun terjadi hingga berujung pada tindakan keji pelaku membekap mulut korban selama tujuh menit hingga tewas kehabisan napas, sebelum akhirnya membungkus jasadnya dan membuangnya ke jurang tol.

Baca juga: Lanjutan Manhua Please Let Me Be Proud Chapter 10 Bahasa Indonesia, Ketegangan yang Memuncak

2. Motif Ekonomi / Penguasaan Harta (Dugaan Kuat Pihak Keluarga)

Di sisi lain, ayah korban, Singgih Gunarsa, secara terbuka membantah jika motif pembunuhan tersebut murni karena masalah asmara biasa. Pihak keluarga mencium adanya motif ekonomi terencana di balik tindakan keji pelaku
  • Penguasaan Barang Korban: Keluarga menyoroti fakta bahwa setelah pembunuhan dilakukan, pelaku langsung membawa kabur dan menjual sepeda motor milik korban. 
  • Tindakan yang Terencana: Ayah korban menilai rangkaian peristiwa mulai dari memancing korban ke kos, melakukan pembunuhan, membungkus mayat, membuangnya ke tol, hingga menjual motor dalam kurun waktu setengah hari menunjukkan indikasi bahwa pelaku dari awal memang berniat menguasai harta benda korban. Uang hasil penjualan tersebut bahkan diduga digunakan pelaku untuk berlibur ke Bali setelah kejadian.

Baca juga: Bocoran Manhwa Try Begging Me Chapter 88 Bahasa Indonesia, Leon Bikin Grace Makin Menderita

Hingga saat ini, proses hukum masih terus bergulir di Mapolrestabes Semarang. Penyidik kepolisian dilaporkan terus melakukan pendalaman materiil untuk mensinkronkan keterangan tersangka dengan barang bukti digital serta transaksi keuangan pasca-kejadian.

Penyelarasan ini sangat krusial guna menentukan apakah pasal pembunuhan berencana dapat diterapkan secara penuh dalam dakwaan kelak. Di tengah bergulirnya proses peradilan, publik berharap hukum dapat ditegakkan seadil-adilnya demi memberikan keadilan hakiki bagi mendiang Mozza dan keluarga yang ditinggalkan.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST