Tuesday 20th of October 2026
×

Kenakan Kemeja Hijau Lumut, Ini Ciri-Ciri Mayat Tinggal Tulang yang Ditemukan di Bantul yang Diperkirakan Sudah Tewas 3 Bulan Lalu

Kenakan Kemeja Hijau Lumut, Ini Ciri-Ciri Mayat Tinggal Tulang yang Ditemukan di Bantul yang Diperkirakan Sudah Tewas 3 Bulan Lalu

--

SEKAR OTN - Kepolisian Resor Bantul terus melakukan penyelidikan mendalam guna memecahkan misteri di balik penemuan mayat yang telah tinggal tengkorak di lahan kosong kawasan Pringading, Pajangan, Bantul.

Melalui pemeriksaan fisik lanjutan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan secara komprehensif, tim penyidik mulai menemukan beberapa petunjuk penting terkait dengan estimasi waktu kematian serta kondisi fisik terakhir dari korban misterius tersebut.


Baca juga: Evaluasi Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa BEM UI dan Komite Kepung Jakarta Bawa 5 Tuntutan Besar

Kepala Seksi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana, memberikan penjelasan resmi mengenai detail kondisi kerangka saat pertama kali ditemukan oleh tim gabungan.

Berdasarkan hasil olah TKP, kondisi kerangka ditemukan dalam posisi beberapa bagian tulang yang sudah terpisah dari tubuh utamanya. Fenomena ini diduga akibat pembusukan jaringan ikat dan aktivitas hewan liar di area tegalan tersebut. Tulang tangan bagian kiri ditemukan berada dalam jarak sekitar 3 meter dari struktur tubuh utama, sedangkan tulang kaki kiri ditemukan terpisah sejauh 1,5 meter dari badan.

Meskipun kondisi tubuh korban sudah mengalami kerusakan parah hingga sebagian besar menjadi tulang, pihak kepolisian berhasil mengamankan aset properti pakaian yang masih melekat pada kerangka sebagai petunjuk visual utama.

Saat ditemukan, korban mengenakan kemeja berwarna hijau lumut yang dipadukan dengan kaos lengan pendek berwarna abu-abu pada bagian dalamnya. Karakteristik pakaian ini diharapkan dapat menjadi petunjuk bagi masyarakat luas atau pihak keluarga yang mengenali ciri-ciri sandang tersebut.

Baca juga: Link Baca Manhwa For the Goddesses for Psyche Full Chapter Bahasa Indonesia, Kisah Cinta Seorang Putri dan Orang Biasa

Berdasarkan analisis antropologi forensik awal di lapangan, pihak kepolisian mengeluarkan dugaan sementara bahwa korban telah meninggal dunia sekitar dua hingga tiga bulan sebelum akhirnya ditemukan pada pertengahan Oktober 2026. Kendati demikian, AKP I Nengah Jeffry menegaskan bahwa otoritas kepolisian belum bisa menyimpulkan secara terburu-buru mengenai penyebab pasti kematian korban, apakah akibat dari tindak kekerasan pidana pembunuhan, kecelakaan tragis, ataupun karena murni faktor penyakit bawaan.

Untuk menyingkap kabut misteri ini secara ilmiah, Polres Bantul telah menyerahkan sepenuhnya pemeriksaan laboratorium forensik dan uji DNA kepada tim dokter ahli di RS Bhayangkara Polda DIY. Proses ini diharapkan mampu mengidentifikasi kode genetik korban secara akurat. Bersamaan dengan itu, Polres Bantul mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh lapisan masyarakat di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya yang merasa kehilangan anggota keluarga pria dengan karakteristik pakaian tersebut untuk segera mendatangi Polsek Pajangan atau markas Polres Bantul guna pencocokan data sekunder.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST