Aksi Rombongan Pemotor Bawa Celurit di SPBU Ceper Klaten Terekam CCTV, Polisi Buru Pelaku
--
SEKAR OTN - Aksi premanisme dan peredaran senjata tajam di ruang publik kembali meresahkan masyarakat, kali ini menimpa wilayah hukum Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Sebuah rekaman video pengawas (CCTV) yang menampilkan rombongan pemuda berboncengan sepeda motor sembari membawa senjata tajam jenis celurit di sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) mendadak viral dan menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial.
Peristiwa menegangkan tersebut diketahui terjadi di SPBU Kurung, yang berlokasi di Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten.
Berdasarkan data rekaman digital dan kesaksian petugas di lapangan, aksi nekat gerombolan pemuda ini berlangsung pada Sabtu dini hari, 31 Oktober 2026, sekitar pukul 03.30 WIB. Video yang beredar memperlihatkan situasi mencekam saat sejumlah motor yang dikendarai secara berboncengan merangsek masuk ke dalam area pengisian bahan bakar.
Baca juga: HEBOH! 2 Kaca KRL Pink Line Pecah, Tiga Perjalanan Mengalami Keterlambatan Keberangkatan
Pegawai SPBU Kurung yang bertugas pada malam kejadian, Yoga, memaparkan secara rinci kronologi insiden tersebut. Menurut penuturannya, rombongan pemotor yang diperkirakan berjumlah sekitar 10 orang tersebut awalnya bergerak dari arah Kecamatan Pedan menuju Ceper. Namun, mereka mendadak berbalik arah secara agresif karena sedang melakukan pengejaran terhadap dua orang pemuda lain menggunakan sepeda motor hingga masuk ke dalam kawasan SPBU.
Setibanya di area SPBU, rombongan tersebut mondar-mandir dan beberapa di antaranya turun dari boncengan. Dari total kelompok tersebut, Yoga melihat jelas setidaknya ada tiga orang yang secara terang-terangan menenteng senjata tajam bertipe celurit di tangan mereka sembari berteriak menunjuk ke salah satu sudut pom bensin.
Aksi provokatif dan menakutkan itu membuat para pegawai dan warga yang berada di lokasi merasa terancam, sebelum akhirnya rombongan pelaku bergegas pergi meninggalkan lokasi ke arah jalur utama.
Merespons kegaduhan digital dan laporan warga, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Ceper bersama Satuan Reserse Kriminal Polresta Klaten bergerak cepat dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah fisik serta mengumpulkan bukti visual dari rekaman kamera pengawas.
Baca juga: Review Baca Manga The Rampats of Ice Chapter 1 Bahasa Indonesia, Cara Meluruhkan Hati Sedingin Es!
Petugas juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi mata yang berada di lokasi saat insiden dini hari tersebut pecah.
Kapolsek Ceper, AKP Nahrowi, memberikan konfirmasi resmi mengenai penanganan kasus ini kepada awak media pada Senin, 2 November 2026. AKP Nahrowi memastikan bahwa dalam peristiwa pengejaran bersenjata tajam tersebut tidak ada korban luka-luka maupun kerusakan material pada fasilitas SPBU Kurung. Meski tidak menimbulkan kerugian fisik, pihak kepolisian menegaskan tidak akan menoleransi aksi pembawaan senjata tajam yang mengganggu ketertiban umum dan saat ini identitas para pelaku tengah diidentifikasi secara intensif untuk proses penangkapan.