Korban Meningkat! Bupati Sidoarjo Desak SPPG Kalitengah Ditutup Permanen Usai Ratusan Santri Keracunan
--
SEKAR OTONITY – Pada artikel berikut ini adalah informasi mengenai bupati Sidoarjo desat penutupan SPPG Kalitengah yang tidak boleh kamu lewatkan. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini agar tidak ketinggalan informasi pentingnya!
Bupati Sidoarjo Subandi meminta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah, Tanggulangin, ditutup secara permanen setelah insiden dugaan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menilai penghentian operasional selama 30 hari yang diberikan Badan Gizi Nasional (BGN) belum cukup sebagai bentuk sanksi.
Subandi menilai kejadian yang menyebabkan ratusan penerima MBG mengalami gangguan kesehatan merupakan persoalan serius. Menurutnya, sanksi terhadap pengelola harus memberikan efek jera sekaligus memastikan kejadian serupa tidak kembali terjadi.
Baca juga: Korban Keracunan MBG di Sidoarjo Capai 592 Orang, Desakan Tutup Dapur SPPG Kalitengah Makin Gencar
“Kita tutup saja SPPG-nya. Yang kedua, sanksi pemiliknya, biarkan punya tanggung jawab. Tidak ada jeranya cuma suspend 30 hari,” tegas Subandi dalam dialog Primetime News Metro TV, Rabu (2/9/2026).
Ia juga mempertanyakan pola pengelolaan SPPG tersebut. Subandi menyebut pemilik dapur berasal dari Malang dan menyerahkan kegiatan operasional kepada para karyawan. Kondisi tersebut, menurutnya, dapat menimbulkan persoalan pengawasan, terutama ketika terjadi pelanggaran yang berdampak pada kesehatan penerima manfaat.
Berdasarkan hasil pemeriksaan pemerintah daerah ke lokasi, Subandi mengungkap adanya dugaan ketidaksesuaian dengan standar operasional prosedur (SOP) pengolahan makanan MBG. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah waktu produksi makanan yang dimulai sejak tengah malam, sedangkan proses pengemasan dilakukan sekitar pukul 05.00 WIB.
Baca juga: Video Viral Abah Didi TikToker Full Durasi HD, Jangan Sampai Ketinggalan Sebelum Dihapus Admin!