Kepala SPPG Kalitengah Sampaikan Permohonan Maaf Usai 592 Santri MBG Sidoarjo Diduga Keracunan
--
SEKAR OTONITY – Pada artikel berikut ini adalah informasi mengenai kepala SPPG Kalitengah yang tidak boleh kamu lewatkan. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini agar tidak ketinggalan informasi pentingnya!
Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah, Sidoarjo, Rafli Ridho, menyampaikan permintaan maaf setelah ratusan santri dan siswa diduga mengalami keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Meski menyatakan penyesalan, Rafli belum menyebut dirinya melakukan kesalahan karena menurutnya proses penyediaan makanan telah mengikuti prosedur yang berlaku.
Insiden tersebut terjadi setelah makanan MBG dibagikan kepada santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam serta siswa SMP dan SMA Tribakti Sidoarjo pada Selasa (1/9/2026). Data yang kemudian diperbarui menunjukkan jumlah korban dari jaringan penerima makanan SPPG Kalitengah mencapai 566 orang dari 19 sekolah atau lembaga pendidikan.
Baca juga: Ratusan Santri Keracunan MBG di Sidoarjo, Nasib Kepala SPPG Kalitengah Jadi Sorotan
Rafli mengatakan proses pengolahan makanan di dapur SPPG Kalitengah dilakukan sejak tengah malam. Setelah selesai disiapkan, makanan kemudian didistribusikan ke sekolah-sekolah penerima pada sekitar pukul 11.00 WIB.
“Setelah itu, MBG dikirim ke sekolah-sekolah sekitar jam 11.00 WIB siang, kemudian batas aman konsumsinya sekitar 4 jam. Jadi ya seperti biasanya,” ujar Rafli pada Rabu (2/9/2026).
Ia juga menjelaskan bahwa makanan terlebih dahulu diperiksa sebelum diberikan kepada para penerima. Pemeriksaan tersebut dilakukan melalui uji organoleptik oleh petugas yang bertanggung jawab di sekolah. Menurut Rafli, hasil pemeriksaan awal tidak menemukan tanda makanan mengalami kerusakan.
“Dari uji itu, sebelumnya dinyatakan aman oleh PIC. Tidak ada indikasi makanan basi atau kecut,” katanya.